Termasuk perangkat anti-panjat, perangkat pertolongan pertama pada rel, penopang rel, pelat klem pengaman rel, kepala shuttle pengaman rel, dan dudukan besi tertanam.
Pelat pengikat rel umumnya digunakan dalam sistem pengikat tipe pelat konvensional. Dipasang di kedua sisi di bawah rel, pelat ini menjepit dan mengunci rel secara kokoh dengan cara dibautkan ke dudukan besi tertanam atau bantalan pada bantalan rel. Bahan umum untuk pelat pengikat meliputi besi cor ulet atau baja cor, yang menawarkan kekuatan dan ketahanan benturan yang sangat baik.

Fungsi
1. Pengikatan rel: Menjepit rel secara kokoh ke bantalan rel atau bantalan untuk mencegah longgar dan memastikan keselamatan operasional.
2. Pemeliharaan lebar sepur: Bekerja bersama pelat lebar sepur dan komponen lain guna memastikan jarak antar rel memenuhi persyaratan lebar sepur standar.
3. Pendistribusian beban: Membantu menyebarkan tekanan yang ditransmisikan oleh rel akibat beban kereta api, sehingga meningkatkan stabilitas struktur jalur rel.
4. Membatasi perpindahan lateral: Menekan secara efektif pergerakan lateral rel, sehingga meningkatkan stabilitas keseluruhan jalur kereta api.